Musuh by Mario Teguh (quotes)

Musuh by Mario Teguh

  •       Musuh adalah sahabat yang belum jadi.
  •       Jadilah manusia yang ikhlas ketika ada yang memusuhi kita.
  •       Cara yang terbaik menghancurkan musuh adalah menjadikannya sahabat.
  •       Apa yang anda fokuskan, itulah yang akan tumbuh.
  •       Yang menangis di malam hari karena kesedihan, maka akan menangis di siang hari karena kebahagiaan.
  •       Yang mengesalkan dari musuh adalah kesetiaanya.
  •       Tuhan akan mencintai orang yang ikhlas menerima kekurangannya sebagai tanda ada kelebihan yang belum kelihatan.
  •       Hati yang damai akan sulit untuk difitnah.
  •       Musuh dalam selimut adalah orang baik tetapi karena ketidak cerdasan kita mereka jadi tahu semua rahasia kita.
  •       Orang yang sibuk membenarkan diri dari fitnah itu adalah orang yang tidak yakin akan kebenaran dirinya sendiri.
  •       Hidup sebagaimana biasanya, biasanya itu harus baik.
  •       Be myself akan berbahagia bagi mereka yang be yourself.
  •       Malas, tamak, dan tolol adalah sikap orang yang sering tertipu.
  •       Penyesalan harusnya menjadikan kita orang baru bukan malah tertipu.
  •       Untuk setiap kebenaran pasti pembencinya.
  •       Tanpa ujian kita tak akan menguat.
  •       Menjadi sahabat itu harus amanah, tapi tidak semua sahabat itu amanah.
  •       Cinta membutuhkan persahabatan.
  •       Jatuh cintalah kepada orang yang mencintaimu. Karena hal yang paling baik adalah mencintai orang yang mencintai kita dan dicintai oleh orang yang kita cintai.
  •       Cinta tidak akan menjadi kasih saying jika tidak ada persahabatan.
  •       Sahabat adalah satu jiwa di dalam dua tubuh yang berbeda.
  •       Semua sahabat bermanfaat, karena sahabat selalu ada saat kita susah dan senang.
  •       Menyikapi pembenci sebagai konsultan pembaik diri.
  •       Right or wrong? You’re wrong.
  •       Cara paling gagah menghadapi pembenci adalah dengan bekerja keras agar kita diberkati denga rejeki yang baik.
  •       Berdirilah segagah-gagahnya di atas seburuk-buruknya fitnah.

~ by N R N on September 18, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: