Erep-erep/ketindihan saat tidur/sleep paralysis

Erep-erep/ketindihan saat tidur/sleep paralysis

Dalam bahasa Indonesia disebut tidur ketindihan, dalam bahasa sunda disebut erep-erep, dan dalam bahasa inggris disebut sleep paralysis. Tapi saya lebih suka menyebutnya erep-erep.

Saya pernah membaca artikel tentang sleep paralysis di yahoo (Berikut artikel lengkapnya… http://id.she.yahoo.com/sleep-paralysis-penyakit-ketindihan-saat-tidur-013418209.html).

Menurut medis, sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja. Sedikit-sedikitnya orang akan mengalami sleep paralysis 2-3 kali seumur hidup. Sleep paralysis juga tidak berbahaya sama sekali.

Ketika tidur, otak mengalami dua hal berbeda. Yang disebut REM (Rapid Eye Movement) dan Non-REM

Berbicara atau berjalan ketika tidur diakibatkan ketika otak kita pada tahap Non-REM. Sedangkan REM akan mempengaruhi denyut jantung, laju respirasi dan tekanan darah ketika tidur.

Dan sleep paralysis terjadi ketika kita tidur di tahap REM, dimana setelah mengalami tidur REM, mata terbuka namun paralysis tetap bertahan. Biasanya akan terjadi halusinasi. Sleep paralysis terjadi sekitar 2-3 menit.

Menurut pengalaman yang pernah saya alami, erep-erep akan datang tiba-tiba. Dan saat erep-erep berlangsung, seluruh badanseperti lumpuh. Tidak bisa bergerak. Mulut ingin berteriak, tetapi tidak bisa. Dan ketika erep-erep itu selesai, biasanya kita seperti habis berlari. Napas tersendat-sendat. Apabila kita tidur kembali, biasanya (tidak selalu) erep-erep akan datang kembali.

Meskipun menurut medis erep-erep diakibatkan oleh tidur tak tentu, stress dan lain-lain, tapi banyak masyarakat yang beranggapan bahwa erep-erep diakibatkan oleh mahluk halus yang masuk ke dalam tubuh kita. Begitu pun dengan saya. Ketika saya mengalamin erep-erep, dan menceritakannya kepada orang tua, orang tua hanya menjawab “mungkin sebelum tidur kamu tidak membaca do’a, jadi setandengan mudah mengganggu kita ketika tidur”.

Ok, masuk di akal. Dalam islam juga kita dianjurkan untuk berdo’a sebelum tidur. Lagi pula adahal lain yang menarik dari erep-erep. Erep-erep bisa disebabkan kebiasaan kita tidur menghadap ke atas. Bukankah Rasulullah menganjurkan kita agar tidur menyamping menghadap kekanan, bukan? Bukankah Islam itu sehat??

~ by N R N on August 2, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: